Polisi Nganjuk Menangkap Dua Orang Asal Jombang dan Kediri Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Minggu, 11 Juli 2021 03:19 WIB
Reporter : gannjomb
Polres Nganjuk-Amankan Barang Bukti Sabu

NGANJUK, GANNJOMBANG.COM : Dua Karyawan yakni MCH (23) karyawan swasta warga Desa Sukoiber Kecamatan Gudo Kabpaten Jombang, dan NOV (22) karyawan swasta warga Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Kedua Karyawan Swasta  Kedapatan simpan narkotika jenis sabu,  ditangkap Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto menjelaskan, dari kedua tersangka diduga pengedar tersebut diamankan barang bukti plastik klip total berisi 1,34 gram sabu-sabu, seperangkat alat hisap sabu, dua buah handphone, satu unit motor Honda Beat, dan sebagainya. “Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti peredaran sabu diamakan di Mapolres Nganjuk untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Supriyanto, Selasa (6/7/2021).

Dijelaskan Supriyanto, penangkapan terhadap dua karyawan swasta tersangka berawal dari informasi masyarakat. di wilayah Tanjunganom Kabupaten Nganjuk masyarakat resah dengan adanya aktivitas peredaran narkotika jenis sabu. Informasi itupun ditindaklanjuti jajaran Satresnarkoba Polres Nganjuk.

“Dari hasil penyelidikan diketahui dua tersangka diduga sebagai pengguna sekaligus pengedar sabu-sabu. setelah memastikan kebenaran adanya pengedar sabu tersebut Jajaran Satresnarkoba, langsung melakukan penangkapan terhadap dua tersangka di rumah kos di Desa Waung Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk “ucap Supariyanto

 Menurut Supriyanto, Kedua tersangka tidak dapat mengelak dari tuduhan sebagai pengedar dan pengguna sabu setelah dalam penggeledahan ditemukan barang bukti sabu dalam plastik klip beserta seperangkat alat hisap dan sarana transaksi sabu-sabu. sabu-sabu yang diamankan dari tangan kedua tersangka merupakan pesanan dari seseorang pembeli dan didapatkan dari seorang asal Banyuwangi yang kini masih dalam pengejaran jajaran Satresnarkoba Polres Nganjuk. 

“Untuk kedua tersangka pengedar narkotika jenis sabu tersebut terancam dijerat dengan UU RI nomor 35 tahun 2009. Tersangka diancam dengan hukuman hingga 20 tahun penjara,” tutur Supriyanto. (GN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Banner iklan kotak yg atas..diganti ini
7. Banner iklan kotak yg nomer 2...diganti ini

Berita Terpopuler

GANNasional

Berita Politik

WhatsApp Image 2021-07-10 at 14.13.45

Berita Kriminal & Hukum