Wacana di Sulsel Bagi yang Mau Nikah Harus Bebas dari Narkoba

Sabtu, 3 Juli 2021 05:50 WIB
Reporter : gannjomb
Ilustrasi menikah (Foto: iStock)

Jakarta – Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) tengah gencar melawan peredaran narkoba di Sulsel. Bahkan warga Sulsel yang hendak menikah pun diwacanakan harus memiliki surat bebas narkoba.

Wacana surat bebas narkoba bagi calon mempelai itu diungkap Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Syarat itu wajib ditunjukkan kepada penghulu sesaat sebelum akad nikah.

“Jadi mencari menantu Bersinar, apa? Bersih dari narkoba,” ujar Andi Sudirman dalam keterangan yang diterima detikcom, Rabu (30/6/2021).

Andi Sudirman melanjutkan program ini akan dikerjasamakan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), baik yang ada di tingkat provinsi maupun yang ada di tingkat kabupaten.

“Tidak lain adalah untuk menyisir bahwa nanti kan orang-orang itu kan cari menantu supaya dia cari yang bebas narkoba,” katanya.

Dia menyebut narkoba dapat merusak semua kalangan dan golongan. Termasuk pasangan yang akan menikah.

“Programnya mencari menantu Bersinar (bersih dari narkoba), tidak lain supaya anak-anak muda, generasi kita pengin menikah, tapi kan belum tentu kalau menikah pasti dia persiapkan diri. Supaya bebas narkoba, selalu kan wajib dia selalu merasa dirinya jaga ini,” jelasnya.

Aturan bebas narkoba bagi calon mempelai pria dan wanita yang akan menikah masih akan dikaji. Pemprov Sulsel juga berfokus di beberapa daerah yang kerap dijadikan sebagai sarang narkoba.

“Kita suda hitung hitung ada 3.000-an, kalau tak salah, angka pernikahan setiap tahunya. Itu bisa menjadi sasaran. Itu masih di godok bersama Pak Ketua Wakil Ketua ini (DPRD provinsi). Antusias juga bantu kita bahwa bagaimana kita men-support program ini katanya dengan sangat baik dan terutama di wilayah-wilayah strategis, seperti Sidrap, Parepare, dan wilayah-wilayah pelabuhan lainnya,” tegasnya.

Kemenang Sulsel Sambut Baik Usulan

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mewacanakan syarat pernikahan adalah calon pengantin wajib memiliki hasil tes bebas narkoba yang dikeluarkan lembaga terkait. Kanwil Kemenag Sulsel menyambut positif usulan tersebut, meski disebut usulan itu bukan syarat wajib untuk menikah.

“Sebetulnya kan (syarat) narkoba kan bukan untuk nikah. Jadi, jika Plt Gubernur punya pandangan seperti itu, kami menilai sah-sah saja karena Narkoba jadi musuh bebuyutan generasi kita,” kata Kepala Bidang Urais dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag Sulsel Muhammad Rape kepada wartawan, Rabu (30/6).

Namun Rappe menyebut syarat wajib menikah bukanlah dengan adanya surat keterangan narkoba, melainkan syarat administrasi terpenuhi, ada wali dan ada pasangan yang hendak dinikahi.

“Sebetulnya, kami di Kementerian Agama itu tidak ada regulasi tentang itu. Kita tidak pernah minta mana surat keterangan bebas narkoba, kalau di dalam aturan pernikahan tidak ada itu. Kalau Pak gubernur mau menginisiasi itu-itu jadi pembelajaran bagi yang mau menikah,” ujarnya.

Pada dasarnya, lanjut Rappe, calon pengantin sebaiknya terbebas dari pengaruh narkoba dan memang telah menjadi ketetapan bersama bahwa narkoba adalah larangan dan dalam Islam dipandang sebagai bentuk yang haram.

“Menurut saya itu bagus itu. iya positif lah supaya calon calon pengantin ini bisa mawadah, wa rahmah, bagaimana bisa sakinah kalau terpapar narkoba, apalagi kalau kelas berat,” terangnya.

Terkait di masa pandemi saat ini, dia kembali mengingatkan bahwa adanya aturan soal pembatasan undangan yang hadir di dalam acara pernikahan dan tetap menjalankan protokol kesehatan.

 

Sumber : detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Banner iklan kotak yg atas..diganti ini
7. Banner iklan kotak yg nomer 2...diganti ini

Berita Terpopuler

GANNasional

Berita Politik

WhatsApp Image 2021-07-10 at 14.13.45

Berita Kriminal & Hukum